Kalkulator margin laba mengambil dua angka yang sudah Anda ketahui, yaitu biaya suatu barang dan harga jualnya, lalu mengubahnya menjadi persentase dari setiap penjualan yang benar-benar Anda simpan sebagai laba. Satu angka ini adalah salah satu tanda paling jelas tentang kesehatan bisnis: margin tipis tidak menyisakan ruang untuk bulan yang sepi, sedangkan margin yang sehat membiayai pertumbuhan, perekrutan, dan sesekali kesalahan. Panduan ini menjelaskan rumus persis di balik kalkulator, seperti apa margin yang baik menurut industri, dan cara memakai hasilnya untuk menetapkan harga dengan lebih cerdas.
Cara menghitung margin laba dengan kalkulator margin laba
Baik Anda menetapkan harga satu produk maupun meninjau seluruh bisnis, prosesnya sama: perhitungan tiga langkah yang diandalkan setiap kalkulator margin.
Tentukan harga pokok penjualan (HPP)
Jumlahkan setiap biaya langsung yang masuk ke dalam produksi atau pengiriman apa yang Anda jual: bahan baku, biaya produksi, dan upah siapa pun yang menangani produk sebelum dikirim. Total ini adalah harga pokok penjualan, biasa disingkat HPP. Jangan sertakan sewa, pemasaran, dan overhead lain; semua itu dihitung kemudian ketika Anda menghitung margin bersih, bukan margin kotor.
Hitung margin laba bersih Anda
Setelah Anda mengetahui pendapatan, yaitu total jumlah yang dibayarkan pelanggan kepada Anda, kurangkan HPP untuk mendapatkan laba kotor, lalu kurangkan semua yang lain di bawah biaya operasional (gaji, pajak, bunga, amortisasi, dan sewa) untuk sampai pada laba bersih. Bagi laba bersih dengan pendapatan lalu kalikan 100 untuk mendapatkan margin laba bersih dalam persentase.
- Jumlahkan biaya harga pokok penjualan dan biaya langsung lainnya.
- Catat total pendapatan dari penjualan.
- Kurangkan biaya dari pendapatan untuk mendapatkan laba, lalu bagi laba dengan pendapatan dan kalikan 100.